JUMAT, 06 AGUSTUS 2010 | 18:03 WITA | 29752 Hits
Share |

Takabonerate Expedition Minim Persiapan
MAKASSAR -- Pelaksanaan "Takabonerate Island Expedition" yang dijadwalkan 25-27 Oktober semakin dekat. Namun, Pemprov Sulsel belum juga mematangkan persiapan membuat even ini.

Bahkan bila dibanding persiapan "Takabonerate Island Expedition" tahun lalu yang dinilai masih memiliki banyak kekurangan. Publikasi lokal maupun internasional juga masih sangat minim.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sulsel, Syuaib Mallombasi, mengakui pembentukan kepanitiaan penyelenggara acara juga terlambat ditetapkan. Begitu pula dengan pihak ketiga yang dipercayakan menjadi penyelenggara acaranya.

Pemprov Sulsel tidak lagi mengelola sendiri semua kegiatan even "Takabonerate Island Expedition", tetapi menunjuk pihak ketiga. "Tapi masih belum ada yang bisa ditetapkan, karena belum ada kesepakatan harga yang pas," bebernya saat dikonfirmasi, Kamis, 5 Agustus.

Kegiatan yang akan digelar tahun ini juga tidak akan berbeda jauh dengan pelaksanaan sebelumnya. Agendanya hanya berupa ekspedisi saja atau pencarian lokasi yang layak jual untuk dinikmati wisatawan.

Menurut Syuaib, Takabonerate Island Expedition diagendakan selama tiga tahun, mulai 2009-2011. Penyelenggaraannya ditargetkan menjadi lebih besar pada pelaksanaan Festival Takabonerate pada 2012 bersamaan dengan Visit South Sulawesi 2012.

Masyarakat juga belum dapat menyaksikan kemegahan acara festival bahari di Sulsel yang semegah Sail Bunaken atau Sail Banda yang sukses mendatangkan wisatawan mancanegara. "Sail Bunaken baru akan digelar 2013 nanti. Butuh banyak persiapan," katanya.

Pembiayaan even Takabonerate Island Expedition 2010 tidak lagi ditanggung sepenuhnya Pemprov Sulsel. Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata berjanji mengalokasikan dana hingga Rp 500 juta.

Estimasi anggaran yang dibutuhkan, kata dia, masih berkisar Rp 1 miliar, seperti yang dialokasikan tahun lalu. Pemprov Sulsel juga berharap banyak pada BUMN dan BUMD untuk membiayai penyelenggaraan even tahunan ini.

"Selama fasilitas di Selayar belum bisa mandiri, maka Takabonerate Island Expedition belum bisa dijadikan festival. Tapi tahun ini ditargetkan sudah ada wisatawan mancanegara, karena sudah dijual ke beberapa negara termasuk Singapura," ujarnya.

Festival memancing yang memecahkan rekor dunia juga masih diagendakan tahun ini. Tambahan kepesertaan pemuda dari 33 provinsi juga ikut meramaikan kegiatan. Pemprov juga masih akan menggunakan KRI Makassar untuk mengangkut pengunjung ke Selayar. (rif)

KOMENTAR BERITA "Takabonerate Expedition Minim Persiapan"


Redaksi: redaksi@fajar.co.id
Informasi pemasangan iklan
Hubungi Mustafa Kufung di mus@fajar.co.id
Telepon 0411-441441 (ext.1437).