SELASA, 09 FEBRUARI 2010 | 17:04 WITA | 7499 Hits
Pansus Konsisten, Boediono-Ani dalam Bahaya
(Foto, Int)
JAKARTA -- Kompisisi peta kekuatan di dalam Pansus Skandal Century telah berubah. Hingga saat ini, 7 fraksi dalam Pansus menolak bailout dan 2 fraksi mendukung bailout.
Namun, menurut Koordinator Forum Masyarakat Peduli Parlemen (Formappi) Sebastian Salang, komposisi itu masih mungkin berubah pada rapat paripurna yang akan menghasilkan keputusan final. Apalagi fraksi-fraksi ini tidak berdiri sendiri dan dapat dipengaruhi oleh dinamika di luar Pansus.
"Finalnya pada 15 Februari nanti," ujar Sebastian. Dalam pandangan Sebastian, jika 7 fraksi konsisten, maka Sri Mulyani dan Boediono tidak mungkin bebas dari jeratan tindak pidana korupsi dan perbankan. Kecuali ada perubahan.
Soal tanggung jawab politik, Sebastian menyatakan ada dua kemungkinan yang akan terjadi pada Sri Mulyani dan Boediono. Pertama, mengundurkan diri karena telah tebukti secara hukum dan politik di DPR.
Kedua, apabila terbukti secara pidana korupsi dan perbankan, maka akan berkonsekwensi terhadap jabatan mereka. Dan, otomatis harus lepas. Artinya DPR mendorong KPK untuk memproses kasus Skandal Century. Jika diambil menjadi proses politik, maka prosesnya akan sangat panjang. (fik)
KOMENTAR BERITA "Pansus Konsisten, Boediono-Ani dalam Bahaya"
Redaksi: redaksi@fajar.co.id
Informasi pemasangan iklan
Hubungi Mustafa Kufung di mus@fajar.co.id
Telepon 0411-441441 (ext.1437).
|