SENIN, 15 MARET 2010 | 11:14 WITA | 29785 Hits
Share |

Germo Penari Striptease Ditangkap
Janji dapat Uang Tips Rp400 Ribu - Rp500 Ribu

BATAM -- Kepolisian Sektor Lubukbaja terus memburu para penyedia penari striptease yang mempekerjakan RA,15, sebagai PSK dan dancer di beberapa pub dan diskotik terkenal di Batam. Sabtu (13/3) lalu, polisi kembali menangkap tersangka baru dari Jakarta bernama Novi,39. Ia yang menawarkan pekerjaan itu kepada korban menyerahkannya ke Hendra.

Novi dikejar setelah polisi mendapat informasi dari Hendra, salah satu germo yang mempekerjakan RA, anak dibawah umur sebagai striptease dan PSK serta penyedia penari striptease lain asal Jakarta setelah kasus tersebut terungkap Senin (1/2) lalu.

Penangkapan ibu dua anak yang sedang hamil tiga bulan itu dipimpin langsung Kapolsek Lubukbaja AKP Didik Erfianto di kawasan Kebun arak nomor 19, Jakarta Barat Sabtu (13/3) lalu. Ia lalu digelandang ke Batam untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya telah merayu dan memnyerahkan RA kepada tersangka Hendra untuk dipekerjakan sebagai PSK dan penari striptease.

"Novi adalah orang yang mempertemukan korban (RA,red) dengan tersangka Hendra. Ia juga mendapat sejumlah uang dari sang germo," ungkap AKP Didik Erfianto di Mapolsek Lubukbaja kemarin (14/3).

Mantan Panit Jatanras Polwiltabes Surabaya ini mengemukakan, tersangka Novi memiliki peran cukup strategis dalam sindikat tersebut yakni menyediakan calon dancer dan PSK serta menawarkan mereka kepada Hendra selaku germo.

Menurut Didik, RA awalnya ditawari oleh Novi untuk bekerja sebagai waiters di sebuah cafe dengan gaji serta uang tips lumayan menggiurkan, menyebabkan gadis itu terbuai dan mau diajak tersangka ke Batam.

"Novi janji ke korban kalau di Batam, ia akan mendapat tips Rp400 hingga Rp500 ribu semalam. Pendapatan itu diluar gaji bulanannya," sebut Didik.

Dijelaskannya, karena nganggur di Jakarta, korban akhirya menurut. Sayangnya, ketika tiba di Batam, apa yang dijanjikan dan diimpikannya itu lain dari kenyataan. Gadis itu malah disekap oleh Hendra di kawasan perumahan Happy Garden dan dijadikan penari striptease serta PSK.

Kata Didik, Novi juga menerima imbalan dari tersangka Hendra sebagai konpensasi. Sayangnya, tersangka Novi menampiknya. Ia mengaku hanya mendapat uang Rp60 ribu sebagai sisa uang dari seluruh biaya persiapan perjalanan korban darin Jakarta ke Batam sebanyak Rp550 ribu yang diberikan Hendra.

"Saya hanya dapat Rp60 ribu. Saya awalnya hanya mau tolong dia (RA,red) karena mengaku ingin cari kerja," kata Novi di Mapolsek kemarin.

Namun demikian menurut Didik, tersangka Hendra kepada pihaknya mengemukakan bahwasannya ia mengirimkan uang sebanyak Rp2 juta kepada korban melalui nomor rekening Novi. Uang tersebut belum termasuk biaya tiket pesawat.

Pengelola Pub dan Diskotik Tunggu Giliran

Kasus RA, anak dibawah umur yang dipekerjakan sebagai penari striptease dan PSK itu bakal menyeret banyak pihak termasuk pengelola pub dan disktotik yang menyediakan fasilitas prostitusi terselubung bagi pengunjungnya.

"Dua germo telah kami tangkap dan masih dalam penyidikan. Jika terbukti ada keterlibatan pengelola tempat-tempat hiburan tersebut tidak menuntup kemungkinan ditangkap juga," ujar Kapolsek Lubukbaja AKP Didik Erfianto menanggapi perkembangan kasus tersebut kemarin (14/3).

Didik berjanji tidak ingin setengah hati menyelesaikan kasus RA tersebut karena pihaknya masih mengembangkannya ke kasus trafiking.

Alumni Akpol tahun 2000 ini mengungkapkan, berdasarkan pengakuan korban tersangka Hendra menyuruhnya melakukan tarian erotis dan melayani nafsu pria hidung belang di beberapa pub dan diskotik di kawasan Jodoh dan Nagoya.

"Pokoknya kalau terbukti terlibat dan masuk unsur pidananya kami akan tindak," kata perwira 33 tahun tersebut.

Dirilis Batam Pos sebelumnya, RA dijadikan penari striptease dengan bayaran sekali show Rp400 ribu untuk 30 menit di hall diskotik dan 45 menit di ruang very importan person (VIP). Ia juga kerap kali dipaksa menjajakan tubuh dengan tarif Rp2 juta untuk sekali kencan. Ironisnya, dua bulan bekerja, korban tak menerima uang sepeserpun dari sang germo. (spt)

KOMENTAR BERITA "Germo Penari Striptease Ditangkap"


Redaksi: redaksi@fajar.co.id
Informasi pemasangan iklan
Hubungi Mustafa Kufung di mus@fajar.co.id
Telepon 0411-441441 (ext.1437).