SELASA, 25 MEI 2010 | 00:42 WITA | 7990 Hits
Share |

Kesaksian Sabrina Kuak Dugaan Overshoot
INDIA -- SATU dari delapan penumpang yang selamat adalah Sabrina Nasrunhuq. Dengan luka parah hampir di sekujur tubuh, korban kecelakaan pesawat maskapai Air India, Sabtu pekan lalu ini memberikan kesaksiannya.

Sabrina terbang dari Dubai, Uni Emirat Arab, menumpang pesawat Boeing 737 yang gagal mendarat normal di Bandara Mangalore, India. Pesawat terhempas di luar landasan dan menyebabkan 158 awak dan penumpang tewas akibat kecelakaan itu.

Di atas ranjang salah satu rumah sakit setempat, Sabrina berkisah, lewat stasiun televisi CNN. Ketika kecelakaan, tubuh Sabrina terhempas ke luar. Dia tidak ingat persis bagaimana bisa selamat.

"Seingat saya, kaki saya terhimpit sesuatu saat berupaya bangkit dari kursi. Keadaan begitu gelap dan saya hanya bisa mendengar teriakan-teriakan minta tolong. Akhirnya saya bisa melepaskan diri, setelah itu saya tidak ingat apa yang terjadi selanjutnya," kata Sabrina.

Setelah tidak sadarkan diri, Sabrina kemudian merasakan sakit luar biasa. Dia berusaha menjerit sekeras-kerasnya untuk minta tolong dan berupaya melepaskan diri dari himpitan sebelum akhirnya ditemukan para petani setempat, yang menjadi regu penyelamat darurat.

Saat Sabrina dan tim penyelamat menjauh dari reruntuhan, seketika itu pula terdengar ledakan. Di Gulf News, mahasiswi ilmu kedokteran berusia 23 tahun itu masih ingat saat-saat sebelum kecelakaan terjadi.
"Saat menyentuh landasan (touchdown), pesawat terasa berpacu kencang. Saat itulah saya menduga ada sesuatu yang tidak beres," kenang Sabrina atas pesawat dengan nomor penerbangan IX812 itu.

Keterangan Sabrina memperkuat dugaan tim penyelidik bahwa pesawat tampaknya masih dalam kecepatan yang melampaui batas maksimal saat melakukan prosedur pendaratan. Pesawat itu diduga mendarat terlalu kencang (overshoot).

Kendati menderita luka parah, Sabrina menyatakan rasa syukur. "Saya bilang ke ibu, saya pasti benar-benar sedang beruntung dan Tuhan pasti punya rencana lain bagi saya," kata Sabrina. (int)

KOMENTAR BERITA "Kesaksian Sabrina Kuak Dugaan Overshoot"


Redaksi: redaksi@fajar.co.id
Informasi pemasangan iklan
Hubungi Mustafa Kufung di mus@fajar.co.id
Telepon 0411-441441 (ext.1437).